Tag Archives: 212mart kabupaten bekasi

212 Mart Mustika Jaya Terus Berbenah Diri

212 Mart Mustika Jaya Terus Berbenah Diri
September 22, 2017, Posted by: Sri Sugiarti, Category: Berita

Sejak diresmikan pada 10 Juni 2017, 212 Mart Mustika Jaya terus berbenah diri dalam melayani masyarakat. Salah satunya, dengan membuat kartu anggota untuk memonitor jumlah jamaah berbelanja.

212 Mart Mustika Jaya ini terletak di Ruko Zamrud Blok A05 Jalan Raya Dukuh Zamrud, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Mustika Jaya, Bekasi, Jawa Barat.

“Kami membuat kartu anggota lokal, sebelum ada dari pusat. Kartu ini baru berjalan dua minggu. Nomor anggota dimasukkan ke sistem belanja, sehingga bisa memonitor anggota secara umum bergerak berbelanja,” ujar Arif Indarto, Sekretaris 212 Mart Mustika Jaya kepada Koperasi Syariah 212 dihubungi, Rabu (20/9) malam.

Karena termonitor itu, jelas dia, apabila ada anggota yang belum belanja akan diingatkan untuk belanja di toko milik umat ini, yang dibangun secara berjamaah. Sehingga 212 Mart Mustika Jaya ini berkembang dalam upaya mendorong kebangkitan ekonomi umat Muslim Indonesia.

“212 Mart Mustika Jaya ini dari umat, oleh umat, dan untuk umat. Maka, umat harus berkomitmen untuk belanja di toko milik sendiri. Kami pengurus akan selalu mengingatkan,” ujar Arif.

Gebrakan lainnya yaitu, 212 Mart Mustika Jaya akan menerapkan sistem delivery order. Sistem ini, kata Arif, bertujuan memudahkan jamaah berbelanja produk-produk yang dibutuhkan tanpa harus datang ke toko.

“Kami sedang persiapan sistem delivery order untuk memudahkan anggota belanja. Karena ada beberapa jamaah yang rumahnya jauh dari lokasi 212 Mart ini. Delivery order ini untuk melayani satu Kecamatan dulu,” jelasnya.

Untuk memudahkan anggota, kata Arif, pihaknya akan membuat katalog ragam pilihan produk lengkap dengan harga yang kompotitif.

Katalog ini akan disebar kepada anggota dan warga lainnya.Sehingga mereka bisa memilih dan memesan produk yang dibutuhkan melalui aplikasi Whatsapp (WA), SMS atau telepon langsung ke 212 Mart Mustika Jaya.

“Untuk layanan delivery ini akan ada orang yang khusus menangani. Pengirimannya gratis, sistem kirimnya dua kali sehari yaitu pukul 10.00 WIB dan 17.00 WIB. Ini sistem yang akan kami persiapkan,” ungkap Arif.

Untuk katalog, menurut dia, tidak hanya produk-produk dari Hydro, tapi juga menampilkan pilihan produk Usaha Kecil Menengah (UKM). Ada sekitar 20 produk UKM dari anggota yang dipasarkan di 212 Mart Mustika Jaya. Ke depan jumlah produk ini akan terus bertambah.

“UKM ini mitra 212 Mart Mustika Jaya. Sistem transaksinya tidak sinkronisasi ke pusat. Beda dengan produk dari Hydro yang langsung tersinkronisasi dengan pusat. Tapi untuk pembayaran tetap di satu kasir,” papar Arif.

Diakui Arif, pemasaran produk UKM di toko 212 Mart Mustika Jaya ini belum lama. Namun omzetnya sudah terbilang lumayan. “Alhamdulillah omzet produk UKM capai Rp 5 juta dalam waktu dua minggu ini. Insyaallah akan terus bertambah,” ujarnya.

Adapun, jelas Arif, omzet 212 Mart Mustika Jaya pada awal buka sepanjang bulan Juni 2017 mencapai Rp 108 juta. Namun omzet per Juli menurun, dan melejit lagi pada Agustus 2017 mencapai Rp 189 juta.

“Target omzet Rp 9 juta perhari, tapi saat ini baru Rp 6 juta perhari,” ujarnya.

Harapan kedepan, 212 Mart Mustika Jaya bisa mensuplai barang ke warung-warung tetangga yang ada di lingkungan. Untuk itulah, kata Arif, pihaknya berencana membuat Distribution Center (DC) dengan tujuan untuk memenuhi suplai barang kepada warung-warung.

Pasalnya, kata Arif, untuk pemenuhan barang ke warung-warung saat belum bisa dilakukan dengan hanya mengandalkan dari Hydro. Mengingat pihak Hydro sendiri belum bisa memberikan diskon, sehingga tentunya harus mencari solusi dalam upaya mendorong kebangkitan ekonomi umat.

Salah satu upaya adalah mensuplai barang ke warung-warung tetangga yang ada di sekitar 212 Mart Mustika Jaya.”Rencananya, kami akan membentuk DC produk-produk UKM,” ujarnya.

Setelah membenahi gerai 212 Mart Mustika Jaya dengan baik dari segala sistemnya. Dikatakan Arif, kemudian akan dibuka gerai kedua pada awal 2018 mendatang.

“Insyaallah pada Januari 2018 akan dibuka gerai 212 Mart kedua di Kelurahan Kemuning. Mohon doanya,” pungkas Arif.

.

Sumber:
https://www.koperasisyariah212.co.id/212-mart-mustika-jaya-terus-berbenah-diri/

.

.

212 Mart Cikarang Barat
(Koperasi Amanah Mulia Usaha Sejahtera)
(KAMUS)
Cikarang Barat, Bekasi

Jamaah Retailiah Indonesia

Jamaah Retailiah Indonesia
August 25, 2017 Posted by: Koperasi Syariah 212 Category: Blog

Oleh: Ahmad Juwaini (Direktur Eksekutif Koperasi Syariah 212)

Kaum Muslimin telah diberikan panduan langsung dari Allah SWT Sang Pemilik Alam Semesta ini agar melaksanakan shalat berjamaah dengan tertib dan rapi.

Jika imam telah bergerak melaksanakan takbir, maka semua makmum serentak mengikutinya. Begitupun apabila imam ruku dan sujud, semua jamaah harus ruku dan sujud.

Semua gerakan makmum terbimbing melalui komando dari imam. Semua jamaah melaksanakan gerakan secara serempak, sehingga membentuk harmoni yang indah.

Perilaku shalat berjamaah ini, hendaknya dipraktikkan umat Islam dalam segala bidang kehidupan. Demikian pula dalam bidang ekonomi, umat Islam harus mempraktekkan pola ekonomi berjamaah. Gerakan ekonomi umat harus mencerminkan perilaku berjamaah yang bergerak tertib dan rapi. Umat harus membiasakan diri menjalankan praktek ekonomi yang tertata dalam satu barisan yang serempak.

Salah satu bidang ekonomi yang harus menjadi garapan umat secara berjamaah adalah bidang retail. Berpuluh tahun, umat Islam mengalami keterpurukan dalam bidang retail. Kehidupan retail umat dikuasai oleh tangan-tangan asing dan mereka yang bukan Muslim. Sumber daya belanja umat dalam bidang retail yang begitu besar dikeruk oleh mereka dengan leluasa.

Manakala sebagian umat Islam berusaha membuka toko retail, maka tidak berapa lama kemudian akan dikepung dengan toko mereka yang begitu kuat. Begitu mudah toko umat dikalahkan, karena hampir semua umat pelaku retail bergerak secara sendiri-sendiri.

Umat Islam selaku pembeli, tercerai-berai dalam kepentingan personal. Umat Islam hanya mementingkan logika kepentingannya secara individual. Kalau barangnya tersedia, harganya murah, pelayanan baik, lokasinya dekat, maka langsung dibeli.

Tidak penting lagi melihat apakah penjualnya Muslim atau bukan Muslim. Umat Islam hanya bertindak nafsi-nafsi sesuai dengan dorongan rasional individual semata. Padahal dalam kondisi pabrik-pabrik dikuasai, distributor dikuasai, sistem pasokan dikuasai, maka teramat berat bagi umat Islam untuk langsung head to head mengadu kekuatan faktor obyektif semata.

Di sinilah pentingnya umat untuk kembali merapikan barisan dalam bidang retail. Umat Islam harus segera membentuk jamaah retailiah yang kokoh. Pondasi dasar pembangunan jamaah retailiah ini adalah niat mengabdi kepada Allah SWT untuk mengembalikan kejayaan ekonomi umat.

Dibutuhkan energi pemihakan umat untuk mengutamakan kepentingan sesama umat di atas kepentingan obyektif individual. Energi pemihakan ini setidaknya diperlukan pada fase awal pembangunan jamaah retailiah.

Tentu saja setelah bangunan jamaah retail ini mulai rapi, semua jaringan retail umat juga harus sanggup untuk bertarung dalam keunggulan obyektif sebagai jaringan retail profesional dan sehat.

Energi pemihakan ini harus dipandang sebagai upaya pengorbanan umat dalam rangka mencari keridhoan dari Allah SWT. Umat Islam harus bersama-sama patungan untuk menegakkan outlet-outlet minimarket Muslim. Umat juga harus bersama-sama membangunkan jaringan distributor Muslim. Tentu saja umat Islam pun harus menghadirkan pabrik-pabrik yang menghasilkan berbagai produk yang diperlukan Muslim. Akhirnya tentu saja umat Islam juga harus memiliki pasokan bahan baku untuk memenuhi kebutuhan pabrik dan konsumen Muslim.

Umat Islam harus belajar berkawan dan bekerjasama dengan sesama Muslim. Selama usaha retail itu milik Muslim, maka umat Islam harus mendukung. Bukan hanya saling mendukung, juga bisa saling sinergi dan memperkuat.

Umat Islam harus membuat rantai berjenjang jamaah retailiah. Setiap komponen umat yang terlibat dalam bidang retail akan membentuk barisan yang terhubung dengan rapi. Manakala jaringan jamaah retailiah ini tertata dengan baik, maka setiap bagian umat akan menjadi bagian dari orkestra ekonomi umat yang terpandu dengan baik oleh dirigen umat yang kompeten dan dipercaya.

.

Sumber:
https://www.koperasisyariah212.co.id/jamaah-retailiah-indonesia/

.

.

212 Mart Cikarang Barat
(Koperasi Amanah Mulia Usaha berSama)
(KAMUS)
Cikarang Barat, Bekasi

Indonesia Berjamaah

Indonesia Berjamaah
August 28, 2017 Posted by: Koperasi Syariah 212 Category: Blog

Oleh: Abdussalam (General Manager (GM) Koperasi Syariah 212)

Di sebuah grup yang saya ikuti, ada yang bertanya begini, setelah si penanya sebelumnya memosting berita tentang segala lini produk dalam negeri kita ternyata sudah banyak yang dikuasai oleh Asing atau Aseng. Terakhir, dia bertanya, “Kenapa hal ini bisa terjadi di Negeri kita?? Padahal kita mayoritas Muslim?”

Spontan saya mencoba menjawab.

“Ini bisa saja terjadi kawan, bahkan sangat mungkin terjadi, ketika umat Islam sebagai mayoritas di Negeri ini tidak lagi mengindahkan nilai-nilai imtaq dan budaya berjamaah yang menjadi ciri khas (karakter) bangsa ini sejak dahulu. Kita dulu itu bisa mengalahkan penjajah Belanda, Jepang, tentara sekutu, bukan karena senjata kita hebat, punya pesawat jet tempur siluman, nuklir, dan lain-lain. Tapi karena kita Berjamaah, bersatu.

“Dulu, saya masih ingat, sewaktu saya masih kecil, dan anak-anak seumuran saya, rerata mayoritas orang tuanya, selepas maghrib, kami semua dididik oleh orang tua kami masing-masing untuk senantiasa istiqamah nderes Alquran, belajar tajwid, mengaji ilmu agama secara silih berganti, dengan sistem kuno, yaitu sorogan, kadang tentang fikih (masalah ibadah dan muamalah sehari-hari), tauhid (keesaan tuhan), akidah (keyakinan paham ahlussunnah wal jamaah), nahwu sharraf, dan sebagainya.

Mengaji hingga masuk waktu shalat Isya, kita shalat Isya Berjamaah. Di situ kita ditanamkan oleh orang tua kita, akan nilai-nilai religius yang menjadi karakter diri kita, seperti makna sebuah kejujuran, kebersamaan, ketekunan, sopan santun, amanah, kedisiplinan, etika menghadap kepada Tuhan, dan hubungan sesama, dan sebagainya.

Tapi sekarang, kita menyaksikan, anak-anak kita sehabis maghrib, sudah menongkrong di depan TV sambil menonton sinetron, orangtuanya sibuk bermain HP, atau masih sibuk mengurusi dunia, shalatnya sendiri-sendiri, kadang bolong-bolong. Hingga akhirnya, generasi yang muncul saat ini adalah generasi sinetron; pandai bersandiwara, pandai berbual, dan mudah digoyah karakternya dengan fulus dan dunia, mudah terpedaya dengan tampilan indah di luar namun busuk di dalam.”

“Saya jadi teringat, Kisah Sejarah Islam di waktu Zaman Khalifah Ali Bin Abi Thalib, saat beliau ditanya rakyatnya, “Wahai Imam, kenapa keadaan kaum Muslimin kacau balau, penuh pemberontakan, dan tidak bersatu? Padahal dulu di Zaman Rasulullah Saw aman, sejahtera, semuanya rukun dan bersatu? ” Jawaban beliau sangat sederhana dan ini menjadi cambuk buat kita semua. Beliau menjawab, “Dulu waktu Rasulullah Saw masih hidup dan memimpin kami, rakyat yang dipimpinnya adalah seperti kami. Dan sekarang giliran kami yang memimpin, rakyat yang dipimpinnya seperti kamu! “.

Kualitas generasi dari masa ke masa, terus mengalami kemerosotan. Baik soal akidah, tauhid, fikih, muamalah (ekonomi), siyasah (politik), dan ghiroh bela Islamnya lemah. Generasinya tidak bisa membaca Alquran, apalagi memahami ajarannya dengan baik. Karena mereka lebih suka yang serba instan. Makannya mie instan, belajarnya juga instan, cukup pada Kyai Google, hingga ingin kaya secara instan. Wajar kalo pada akhirnya kekayaannya juga hilang secara instan.

Zaman sekarang, ghiroh kita bersatu (berjamaah) hanya pada sebatas saat shalat. Habis itu, kembali lagi jalan sendiri-sendiri. Bermuamalah sendiri-sendiri, buka toko retail sendiri-sendiri, bisnis properti sendiri-sendiri, semua dilakukan secara individu. Takut berjamaah, karena takut bagiannya berkurang atau sedikit karena dibagi kepada orang banyak.

Para sahabat di zaman dulu, ghiroh berjamaah diaplikasikan bukan hanya pada saat shalat, melainkan di semua aspek, mulai ibadah, muamalah, dan siyasah. Sehingga umat Islam terdahulu bisa mengalahkan Kerajaan Bizantium Romawi dan Persia yang sangat besar karena jemaahnya kuat.

Filosofi berjamaah itu, Imamnya satu, lainnya makmum. Satu komando dari imam, lainnya ikut. Bukan berjamaah, jika Imamnya banyak, atau makmumnya bergerak sendiri-sendiri. Jadi, makna jemaah itu, harus ada yang diangkat menjadi pemimpin, dan lainnya menjadi makmum yang taat pada Imamnya. Jangan jadi pihak ketiga kata Nabi, maka kau akan celaka. Yaitu menjadi Imam yang tidak ditaati makmumnya atau menjadi makmum yang tidak taat kepada imamnya.

Masjid di zaman Nabi tidak hanya dijadikan sebagai pusat kegiatan ibadah un sich, melainkan juga difungsikan untuk bermusyawarah tentang ekonomi ummat, keadaan politik ummat, sosial ummat, dan sebagainya. Ini harus digalakkan kembali. Agar ummat menemukan pencerahan dalam setiap problem kesehariannya. Sehingga masjid memiliki daya pikat seperti magnet yang mampu menarik masyarakatnya untuk berjamaah.

Layaknya pasar, karena memiliki magnet yang kuat, yaitu mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, maka pasar selalu ramai, tanpa harus diumumkan datang, tanpa harus diundang, dan tanpa ada panitia Atau EO yang membuat iklan. Masjid jika sudah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, pasti akan banyak dikunjungi para jamaahnya.

Nah, Sekarang….

Bagaimana kita mau mengalahkan mereka, kalau kita banyak hidup dari hasil mereka. Kita masih menabung membesarkan Bank milik mereka, kita terus mensubsidi dana mereka, kita terus sibuk menjadi pembeli setia produk mereka. Dana-dana kita dengan bangga diletakkan di Bank mereka, dan sebagainya. Jujur saja, silahkan cek ATM yang menghiasi dompet Anda. Lebih dominan Bank milik kita sendiri atau milik asing/aseng? Di sinilah persoalannya!

Ini adalah pekerjaan rumah (PR) kita bersama. Mari Kita mulai dari dalam rumah sendiri. Jangan terlalu ambisi ingin memperbaiki seluruh ummat, perbaiki diri sendiri dulu, keluarga di rumah, perkuat barisan kecil kita di dalam rumah, shalatnya, ngajinya, infaknya, kemudian perbaiki hubungan dengan tetangga sekitar, dan baru merambah ke bagian yang lebih luas. Kadang, banyak orang hebat, bisa memimpin rapat dengan ribuan karyawannya, namun belum tentu hebat ketika memimpin rapat di rumahnya atau di RT/RW nya.

Kadang ada juga yang hebat dengan teori ekonominya di kampus dan di seminar, tapi belum pernah satu pun menerapkan ilmu ekonominya pada kondisi bisnis riil di lapangan. Karena belum tentu mereka yang jago teori risk management, jago teori wirausaha, dia akan berhasil memimpin usaha di lapangan. Karena teori kadang indah di buku teks, dan bertolak dengan realita di lapangan. Semoga kita terus diberikan hidayah dan inayah oleh Allah Swr agar terus Istiqomah di jalan-Nya dan terus menjadi manusia yang anfa’uhum linnas, selalu Berjamaah dan bangun generasi anak-anak kita cinta Alquran dan Nabinya.

Allahu Akbar!!!

#RenunganPribadi

Buat Diri Saya sendiri.

.

Sumber:
https://www.koperasisyariah212.co.id/indonesiaberjamaah/

.

.

212 Mart Cikarang Barat
(Koperasi Amanah Mulia Usaha berSama)
(KAMUS)
Cikarang Barat, Bekasi

Komunitas KS212

Kegiatan, Pengesahan, Pengurus Komunitas Koperasi Syariah 212
August 31, 2017 Posted by: Ibrahim Aji Category: Blog

Ini adalah serial Panduan Komunitas KS 212, kunjungi terus halaman ini untuk membaca seri terbaru Panduan Komunitas KS212. Karena panjanganya, tidak bisa kami tayangkan dalam satu artikel.

Komunitas Koperasi Syariah 212, layaknya komunitas lain, memiliki berbagai kegiatan yang sejalan dengan visi dan misi Koperasi Syariah 212 (KS212), di antara kegiatan tersebut adalah:
1. Melakukan pendaftaran anggota baru KS 212 sesuai prosedur.
2. Memasarkan dan menjual produk-produk KS 212 pusat dengan memenuhi ketentuan dan syarat yang berlaku.
3. Bekerjasama dengan KS 212 pusat menyelenggarakan berbagai jenis training dan pengembangan kompetensi
4. Menyelenggarakan berbagai kegiatan sosialisasi dan pengembangan komunitas.
5. Menggagas bisnis dan pengembangan produk lokal yang dapat dikerjasamakan dengan pusat dan dengan komunitas lainnya.

Tentu saja, Komunitas KS212 harus mendapat pengesahan dari pengurus KS212 untuk mulai dapat melakuka kegiatan-kegiatan tersebut di atas. Pengesahan diperlukan untuk memastikan sebuah Komunitas KS212 telah mengikuti berbagai ketentuan dan panduan dari KS212.
1. Pengesahan Komunitas KS212 dilakukan oleh KS 212 pusat, setelah mempelajari usulan dari calon komunitas yang telah memenuhi persyaratan minimal yang ditetapkan.
2. KS 212 Pusat berhak melakukan permintaan data tambahan dan verifikasi sebelum mengesahkan Komunitas KS 212.
3. Calon Komunitas KS212 yang telah memenuhi syarat akan disahkan oleh KS 212 Pusat dengan menerbitkan Surat Keputusan.

Untuk menjalankan tugas dan fungsinya, Komunitas KS212 harus memiliki pengurus. Berikut ini adalah susunan dan panduannya:
1. Pengurus Komunitas terdiri dari minimal :
– Seorang Ketua
– Seorang Sekretaris
– Seorang Bendahara
– Tiga (3) orang penasehat

2. Pengurus komunitas diusulkan oleh komunitas dan diangkat serta disahkan oleh pengurus KS212 pusat melalui proses verifikasi dan pertimbangan kompetensi.
3. Calon pengurus komunitas yang telah memenuhi persyaratan akan disahkan oleh Pengurus KS 212 dengan menerbitkan Surat Keputusan.
4. Masa Jabatan Pengurus Komunitas adalah tiga (3) tahun dan dapat dipilih kembali untuk periode berikutnya.
5. Masa Jabatan Ketua komunitas secara berturut-turut adalah maksimal dua periode.

Tidak sembarang orang dapat menjadi pengurus Komunitas KS212. Berikut adalah persyaratannya:
1. Berusia antara 21 – 65 Tahun, kecuali penasehat
2. Bukan Pengurus efektif partai politik
3. Bukan Anggota separatis NKRI
4. Bukan Pengikut aliran sesat yang dilarang oleh MUI

Bersambung….

Sumber:
https://www.koperasisyariah212.co.id/kegiatan-pengesahan-pengurus-komunitas-koperasi-syariah-212/

.

.

Panduan Komunitas Koperasi Syariah 212
August 30, 2017 Posted by: Ibrahim Aji Category: Blog

Komunitas Koperasi Syariah 212 (KS 212) adalah sekumpulan orang yang berhimpun pada satu komunitas dalam rangka mengembangkan ekonomi umat berlandaskan Spirit 212.

Lingkup Komunitas dibagi menjadi 2 bagian, yaitu: (1) komunitas berbasis wilayah; dan (2) komunitas berbasis kesamaan organisasi.

Komunitas Berbasis Wilayah. Lingkup Wilayah yang dimaksud dalam komunitas ini adalah wilayah Kota atau Kabupaten. Dalam hal, terdapat lebih dari satu komunitas pada satu Kota atau kabupaten, maka KS 212 Pusat akan menetapkan lingkup wilayah dari setiap komunitas.

Komunitas Berbasis Kesamaan Organisasi. seperti perusahaan, asosiasi, klub dan yang sejenisnya. Organisasi yang dimaksud dalam komunitas ini adalah organisasi yang telah memiliki Badan Hukum resmi dan bukan partai politik.

Misalnya sebuah koperasi ingin menjadi Komunitas, maka harus memiliki badan hukum yang sudah berjalan minimal 6 (enam) bulan.

Syarat Komunitas
Untuk Komunitas Berbasis Wilayah, persyaratannya adalah:
1. Memiliki minimal anggota 100 orang yang berada pada wilayah yang sama.
2. Memiliki minimal 100 anggota yang sudah terdaftar menjadi anggota pada KS 212 (minimal sudah membayar simpanan pokok dan simpanan wajib).
3. Memiliki tempat untuk melaksanakan kegiatan usaha dan pembinaan ekonomi syariah. Tempat tersebut bisa dimiliki, disewa atau pinjam pakai.

Untuk Komunitas Berbasis Kesamaan Organisasi, persyaratannya adalah:
1. Memiliki minimal anggota 100 orang yang merupakan anggota organisasi yang sama, atau karyawan perusahaan yang sama.
2. Memiliki minimal 100 anggota yang sudah terdaftar menjadi anggota pada KS 212. (minimal sudah membayar simpanan pokok dan simpanan wajib).
3. Memiliki tempat untuk melaksanakan kegiatan usaha dan pembinaan ekonomi syariah. Tempat tersebut bisa dimiliki, disewa atau pinjam pakai.

Nah, itu tadi jenis komunitas dan persyaratannya. Anda mungkin bertanya, apa sih gunanya komunitas? Yang jelas, ia menjadi kepanjangan tangan dari KS212. Itu dari sisi KS212. Dari sisi anggota, komunitas membangun silaturahim antaranggota. Dari silaturahim ini berkembanglah kegiatan dan bisnis berjamaah. Adapun sesuai panduan dari Pengurus KS212, komunitas memiliki tugas, yaitu:

1. Menjadi pusat informasi KS 212 di daerah atau organisasinya
2. Menjadi Pusat pendaftaran anggota KS 212 sesuai prosedur yang ditetapkan oleh KS 212
3. Melakukan kajian bisnis syariah
4. Melakukan kegiatan training dan pengembangan kompetensi
5. Menjadi Pusat bisnis komunitas

Bersambung…

Sumber:
https://www.koperasisyariah212.co.id/panduan-komunitas-koperasi-syariah-212/

.

.

212 Mart Cikarang Barat
(Koperasi Amanah Mulia Usaha berSama)
(KAMUS)
Cikarang Barat, Bekasi

Energi Dahsyat KS 212

Koperasi Syariah 212 Bisa Kalahkan 9 Naga
August 23, 2017 Posted by: Sri Sugiarti Category: Berita

Rangkuman 3 Faktor Kebangkitan Ekonomi Umat:
1. Pertumbuhan midle class Muslim (2030 mendominasi)
2. Persatuan Umat Islam (Spirit 212)
3. Momentum pemilihan pemimpin umat

Chief Excecutive Officer (CEO) Rumah Zakat, Nur Efendi menilai kebangkitan ekonomi umat itu terkait dengan tiga momentum. Pertama, kata Nur, adalah midle class Muslim yang sekarang ini bertumbuh, bahkan diprediksi tahun 2030 itu kelas ini akan mendominasi Indonesia sehingga ini merupakan peluang bagi perekonomian umat. Contoh sekarang ini bisnis hijab menjamur. Ini karena daya pertumbuhan midle class muslim sangat pesat.

Kedua adalah persatuan umat. “Itu kan nggak tahu aksi 212 itu siapa yang menggerakkan umat Muslim bisa berkumpul dalam suatu waktu, tujuh juta orang, tidak ada insiden, tertib, sampah tidak ada, dan pulangnya juga tertib,” ujar Nur kepada Koperasi Syariah 212 ditemui di sela-sela seminar nasional “Zakat dan Pajak untuk Indonesia” di Hotel Sofyan Tebet, Jakarta, Selasa (22/8).

Nah, kata Nur, persatuan umat inilah momentum kebangkitan ekonomi yang harus diambil peluangnya. “Maka kalau 212 itu bikin Koperasi Syariah 212, itu sudah benar. Sekarang ini launching minimarket 212Mart. Semua itu karena persatuan umat, coba kalau nggak ada. Itu nggak akan terjadi,” ungkap Nur.

Nur mengaku setuju didirikannya KS 212, adalah kekuatan umat. Jika umat tidak bersatu, tidak ada wadah akhirnya sendiri-sendiri, lagi-lagi, peluangnya pun diambil oleh asing-aseng.

Dikatakan Nur, peluangnya harus umat Muslim yang mengambil. Memang dimulai dari yang kita bisa dulu, skalanya kecil tapi lama-lama akan membesar. “Sembilan Naga itu juga tidak ujug-ujug besar, dikembangkan dari sesuatu yang kecil, mereka sendiri kemudian bersatu dan membesar.
Sekarang ini, kita bersatu, kita juga bisa seperti Sembilan Naga. KS 212 bisa mengalahkannya,” ungkapnya.

Nur berharap 212 Mart, ke depannya memiliki pabrikan sendiri. “Kalau punya pabrikan sendiri, itu keren banget bisa mengantikan produk-produk Unilever,” tukasnya.

Namun demikian, Nur berpesan jika nanti memiliki pabrikan, harus hati-hati,jangan kelihatan. Karena menurutnya, kalau sampai kelihatan nanti diborong semua malah tidak bisa produksi lagi alias dimatikan.

Nur pun mencontohkan, seperti kasus mie instan Salami, milik pengusaha Muslim, yang sekarang tidak dipasarkan lagi. “Masih ingat mie Salami nggak? Sekarang sudah nggak ada. Itu dibeli oleh Indofood,” ujarnya.

Nur pun mengibaratkan, telur yang berpotensi jadi ayam. Sehingga harapan Nur, KS 212 ini seperti halnya telur yang berpotensi menjadi peradaban yang besar melalui ekonomi umat.

Adapun yang ketiga dalam kebangkitan ekonomi umat yang paling penting kata Nur, adalah momentum pemimpin pilihan umat.”Jakarta ini jadi momentum. Kalau Jakarta dijadikan duplikasi di daerah-daerah lain, keren. Selesai itu urusan,” tegasnya.

Terdekat lanjut dia, daerah Jawa Barat itu harus dipimpin oleh pemimpin pilihan umat, begitu juga Jawa Tengah.” Jadi menurut Nur, tiga momentum itu yang tepat untuk wujudkan kebangkitan ekonomi umat Muslim Indonesia.

.

Sumber:
https://www.koperasisyariah212.co.id/koperasi-syariah-212-bisa-kalahkan-9-naga/

.

.

212 Mart Cikarang Barat
(Koperasi Amanah Mulia Usaha berSama)
(KAMUS)
Cikarang Barat, Bekasi

Produk Muslim Berlabel 212

Produk Berlabel 212
August 22, 2017 Posted by: Ibrahim Aji Category: Berita

Dalam rangka meningkatkan pemasaran produk hasil pabrik atau usaha kaum Muslimin, Koperasi Syariah 212 (KS 212) akan segera memulai memasarkan produk yang akan diberi label 212.

Pemasaran produk berlabel 212 yang resmi ini akan dilakukan melalui minimarket 212 Mart dan simpul-simpul komunitas muslim yang bekerjasama dengan KS 212.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengundang segenap kaum muslimin yang memiliki produk layak ditawarkan dan bersedia dilabeli 212 untuk mengajukan produknya kepada kami.

Produk yang saat ini kami prioritaskan untuk dilabeli 212 adalah:
1. Minyak Goreng
2. Gula Pasir
3. Beras
4. Air Mineral
5. Tepung
6. Telur
7. Kecap
8. Kopi
9. Tissu

Adapun syarat-syarat mitra yang produknya akan kami labeli 212 adalah sebagai berikut:
1. Pemilik pabrik (pemilik usaha) adalah Muslim
2. Pabrik (usaha) sudah berjalan minimal dua tahun
3. Kapasitas produksi minimal 5000 unit per bulan
4. Produk adalah halal, (diprioritaskan bersertifikat halal)
5. Khusus untuk produk makanan dan minuman, harus mendapat rekomendasi sehat atau aman dari pihak terkait.
6. Semua produk telah memiliki kode produk/ barcode.
7. Memiliki armada pengantaran dari pabrik ke Distribution Center (DC) atau ke gudang jaringan KS 212

Masa pengajuan penawaran produk ini kami buka mulai 23 Agustus sd. 8 September 2017. Setiap produk yang ditawarkan selain disertai sampel produknya, juga dilengkapi dokumen persyaratan sebagaimana tersebut di atas.

Sampel dan dokumen persyaratan, dapat dikirimkan ke:

Kantor Koperasi Syariah 212

Bellanova Country Mall
Ruko Blok RK No. 05-06
Jl. MH. Thamrin No. 8
Sentul City, Bogor 16810

Informasi dan Komunikasi dapat menghubungi :
Hanhan Anwar (081398143325)

.

Sumber:
https://www.koperasisyariah212.co.id/produk-berlabel-212/

.

.

212 Mart Cikarang Barat
(Koperasi Amanah Mulia Usaha berSama)
(KAMUS)
Cikarang Barat, Bekasi

Alamat 212Mart

Cari 212Mart di Dekat Anda Ini Alamat Lengkapnya!
August 11, 2017 Posted by: Ibrahim Aji Category: Berita

Seperti sudah diberitakan sebelumnya di situs resmi Koperasi Syariah 212 ini, sebanyak 17 gerai 212Mart insyallah akan didirikan sampai tanggal 17 Agustus 2017. Sebagian besar sudah berdiri, tinggal itungan jari gerai yang harus berdiri sampai artikel ini dibuat.

Di media sosial, juga banyak yang bertanya, di mana saja ada 212 Mart? Banyak yang ingin berbelanja di 212 Mart, tapi tidak tahu tempatnya. Banyak yang penasaran ingin melihat bentuknya.

212Mart adalah jaringan ritel dari Koperasi Syariah 212 yang dimiliki umat, dikelola oleh umat, dan didirikan untuk umat. Masih bisakah Anda menerima pertanyaan ini, “Kembaliannya boleh disumbangkan Pak?” ketika Anda berbelanja di salah satu jaringan ritel besar milik Non Muslim? Tahukah Anda kemana uang receh dari Anda tersebut disalurkan? Yang jika jika dikumpulkan, nilainya Miliaran! Nah, insyallah sedekah Anda ketika berbelanja di 212Mart akan digunakan untuk langsung untuk kepentingan umat .

Ingin tahu lebih banyak tentang 212Mart? Bisa cek laman 212mart ini dan laman berita 212Mart ini.

Baiklah, kami daftarkan di sini, di mana saja gerai 212 Mart berada. Daftar ini disusun berdasarkan urutan pendiriannya. Jadi, Kota Bogor, Taman Yasmin adalah yang pertama. Sebagian besar sudah didaftarkan dan diapprove oleh Google untuk penandaan tempatnya di Google Maps, sehingga Anda bisa mengecek dahulu di Google Maps. Sebagai kecil masih menunggu approval. Silakan klik tautan ke Google Maps di samping alamat, bagi yang sudah tersedia.

Nah, sekarang, Anda dapat mulai berbelanja di 212Mart.

001. 212 Mart Yasmin
Jl. KH Abdullah Bin Nuh, Ruko No.80 Taman Yasmin VI Kota Bogor
https://goo.gl/maps/USzKzBFEAwz

002. 212 Mart As-Salaam
Komplek Mesjid As-salaam Indocement No. 01 Kelurahan Gunung Putri Selatan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor Tazkia

003. Smart Mitra KS212
Mesjid Andalusia, Jln. Ir. H Juanda Sentul City, Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor
https://goo.gl/maps/UkSBsijs4m52

004. 212 Mart Koperasi Amanah Mutaqqin (Pekayon)
Jl. Ketapang Raya Blok Dd 14, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat 17148
https://goo.gl/maps/iDC9WN4xqGF2

005. 212 Mart Semplak
Jl. Raya Semplak No.10, Kelurahan Semplak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat
https://goo.gl/maps/HiuLmdsTg4U2

006. 212Mart Cirebon
Jl. Moh Toha No.34, Kesenden, Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat 45121
https://goo.gl/maps/sfZYCdcUUPJ2

007. 212Mart Mustika Jaya
Jl. Raya Dukuh Zamrud Blok A05, Padurenan, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat 16340
https://goo.gl/maps/WYGsVZhiizF2

008. 212 Mart Parung Bingung
Jl. Parung Bingung RT01 RW10 Kelurahan Rangkap Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat

009. 212 Mart Lubang Buaya
Jl. Lubang Buaya No.60, Gg. Delima III, RT09/RW02, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, 13810
https://goo.gl/maps/ahWHCNMXhRR2

010. 212 Mart Limus Pratama
Jl. Limus Pratama (Komplek Ruko Limus Pratama Regency), Kelurahan Ciangsana, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
https://goo.gl/maps/STS1GdyvAdm

011. 212Mart Asy Suhada Harapan Indah
Jl. Dahlia Indah Utara Blok JF-1 (dalam area Mesjid As-Syuhada), Kelurahan Harapan Indah, Kecamatan Tambelang, Kota Bekasi, Jawa Barat
https://goo.gl/maps/QVxhMm1bjyj

012. 212 Mart Pamulang
Jl. W R Supratman No.10, Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten 15412
https://goo.gl/maps/DKYbLBX2wU22

013. 212 Mart Jatisampurna
Jl. Raya Kranggan No.109, Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat 17433 https://goo.gl/maps/WwsyzWDZxvS2

014. 212 Mart Bojong Kulur
Jl. Nusa Indah Raya Blok Gg-10 No.19, Kelurahan Bojong Kulur, Gn. Putri, Bogor, Jawa Barat 16969
https://goo.gl/maps/SGp5rYMVLA42

015. 212 Mart Magelang
Jl. Pahlawan No. 106A, Kelurahan Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara, Jawa Tengah 56116
https://goo.gl/maps/PKAqsbW322x

016. 212 Mart Medan
Jl. Karya Jaya No. 207 E/F, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara 20147
https://goo.gl/maps/mGZWGSvBF362

017. 212 Mart Nanggewer
Jl. Roda Pembangunan No.1 RT 01 RW 06 Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor

.

Sumber:
https://www.koperasisyariah212.co.id/cari-212mart-di-dekat-anda-ini-alamat-lengkapnya/

.

.

212 Mart Cikarang Barat
(Koperasi Amanah Mulia Usaha berSama)
(KAMUS)
Cikarang Barat, Bekasi

SOP Daftar KS212 Pusat

SOP Daftar KS212 Pusat

Cara Daftar Online Koperasi Syariah 212 :
1. Siapkan foto KTP Anda dalam PC/ Laptop/ Smartphone Anda
2. buka website www.koperasisyariah212.co.id
3. pilih menu Pendaftaran Anggota
– Anda akan dibawa ke halaman pendaftaran. Seperti laman pendaftaran pada umumnya, ada formulir yang harus diisi.
4. isi data lengkap. Anda Harus memasukkan nomor ponsel dan email yang aktif
5. setelah sampai bagian “Investasi”, Anda bisa mengisinya langsung atau nanti saja.
6. setelah lengkap, klik tombol “Daftar”. Tunggu beberapa detik, lalu buka email yang Anda daftarkan dan temukan email konfirmasi sukses (email pertama). Jika di folder Inbox tidak ditemukan, cek juga di folder spam.
7. tunggu untuk mendapatkan Nomor Rekening Transfer atas nama yang Anda daftarkan dari Admin via email kedua.
8 setelah melakukan transfer, Anda akan mendapatkan Nomor Anggota KS212 melalui email ketiga.
9. Anda resmi menjadi Anggota Koperasi Syariah 212 dan simpanlah Nomor Anggota Anda dengan baik.

.

Info lebih lanjut silahkan hub customer service via Channel212 aplikasi chat Telegram dengan cara: Search @gnpfmuibot pilih tombol Customer Service.

.

Cara Daftar Offline Koperasi Syariah 212 :
1. Anggota mendatangi meja petugas KS212, menyiapkan fotocopy KTP
2. Jika belum menyiapkan uang (bagi yang ingin membayar cash), diarahkan ke ATM untuk yang transfer.
— Uang setoran:
— A. Simpanan Pokok Rp 212.000
— B. Simpanan Wajib Rp 120.000 (setahun)
— C. Simpanan Wadiah Multiguna / Sukarela Rp 50.000
— D. Setoran sukarela / Tabungan investasi (Minimarket, Properti, Lembaga Keuangan, Wakaf Tunai)
3. Petugas KS212 memeriksa isian dan copy ktp
4. Pindah ke meja Bank, menyerahkan form dan uang pendaftaran.
5. Petugas bank memeriksa setoran iuran dan uang/transfer
6. Petugas bank memberikan bukti setoran kepada anggota
7. Anggota akan menerima nomor anggota dari email yang didaftarkan maximum 2×24 jam.

.

Kantor Operasional Koperasi Syariah 212
Jl. Ir. H. Djuanda No. 78, Kompleks Kampus STEI Tazkia, Sentul City, Bogor, Jawa Barat 16810
Email : info@koperasisyariah212.co.id

.

.

212 Mart Cikarang Barat
(Koperasi Amanah Mulia Usaha berSama)
(KAMUS)
Cikarang Barat, Bekasi

Aplikasi KS212Mobile dan 212Card

Aplikasi KS212Mobile dan 212Card Mudahkan Aneka Pembayaran
July 24, 2017 Posted by: Sri Sugiarti Category: Berita

Direktur Eksekutif KS 212, Ahmad Juwaini mengungkapkan, 212Mobile dan 212Card sudah berjalan, dan dua pekan lalu selesai uji coba. Aplikasi ponsel dan kartu ini memudahkan anggota KS 212 untuk melakukan aneka pembayaran.

Menurutnya, karena aplikasi ini hanya untuk pembayaran dan belum masuk ke fungsi penghimpunan dana (crowdfunding), maka aplikasi ini bisa jalan tanpa izin dari Bank Indonesia (BI) atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Kecuali jika mekanisme perbankan sudah berjalan (di Koperasi Syariah 212?red), maka KS 212 harus mendapat izin regulator,” ujar Ahmad, ditemui usai acara Silaturahmi Halal bi Halal dan Paparan Perkembangan KS 212, Masjid Andalusia, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/7).

Diungkapkan Ahmad, adapun keunggulan aplikasi ini yakni pada biaya yang kompetitif. “Di semua sistem pembayaran selalu ada biaya. Intinya kami lebih murah, lebih kompetitif,” tuturnya.

Sementara itu, Divisi Teknologi Informasi KS 212 Asep ZN menambahkan, KS 212 ingin membangun kemandirian umat melalui Islamic Micro Payment System (IMPS) yang memfasilitasi layanan pembayaran anggota.

212Mobile juga bisa jadi instrumen mencari profit dari imbal jasa aneka transaksi anggota. Sementara 212Card, selain sebagai kartu anggota, juga akan berfungsi sebagai alat bayar yang memudahkan transaksi anggota. “Ini juga server based bagi anggota yang tidak punya ponsel android,” kata Asep menjelaskan.

Ditegaskan Asep yang juga Manajer Marketing PT USSI Indonesia tersebut, bahwa institusi usaha saat ini tidak bisa lepas dari teknologi keuangan (fintech). Dengan 212Mobile dan 212Card, KS 212 diharapkan jadi koperasi bercita rasa fintech. “Fintech saat ini sudah keharusan. Bahkan perusahaan telkom saja sudah ke sana,” ungkap Asep.

Ketua Umum KS 212 Muhammad Syafi’i Antonio mengatakan, agar simpanan anggota bertambah banyak, maka diperlukan inovasi. Saat ini, KS 212 belum memaksimalkan perlu inovasi teknologi informasi (TI), dunia internet, dan transaksi harian. Padahal jika inovasi tersebut diterapkan, maka secara otomatis akan mendongkrak perolehan dana melalui anggota baru dan lama.

Ditegaskan Syafi’i, bahwa KS212Mobile menjadikan KS 212 menjadi koperasi berbasis digital yang dapat mengimplementasikan financial technology (fintech). Bagi KS 212, aplikasi bergerak ini diluncurkan dengan tujuan memindahkan kewajiban pembayaran rutinitas (payment) dari sistem lama ke KS212mobile. “Ya, seperti PPOB (listrik, pulsa, PBB, BPJS, dan lain-lain), bisa bayar lewat aplikasi.Jadi sangat memudahkan,” jelasnya.

Jadi kata Syafi’i, inovasi teknologi layanan transaksi KS212Mobile dan 212Card ini juga untuk menjaring potensi umat untuk dioptimalkan manfaatnya bagi umat pula.

Download Panduan KS212 Mobile

Sumber:
https://www.koperasisyariah212.co.id/aplikasi-ks212mobile-dan-212card-mudahkan-aneka-pembayaran/

.

.

212 Mart Cikarang Barat
(Koperasi Amanah Mulia Usaha berSama)
(KAMUS)
Cikarang Barat, Bekasi

212 Jangan Sampai Tinggal Sejarah

212 Jangan Sampai Tinggal Sejarah
July 24, 2017 Posted by: Ibrahim Aji Category: Berita

“Saya ingin mengingatkan kembali bahwa peristiwa 212 adalah peristiwa yang besar yang belum tentu terjadi dalam 10-20 tahun mendatang. Tujuh juta orang demo damai, terbesar dalam sejarah Republik Indonesia (RI). Shalat Jumat terbanyak dalam sejarah Indonesia. Ini peristiwa besar. Jangan biarkan ini menjadi sekadar foto , video, novel atau kenangan sejarah”, kata Anggota Pengawas Koperasi Syariah 212, Valentino Dinsi pada Halal bi Halal dan Launching Koperasi Syariah 212 Mobile, di Sentul, Sabtu (22/7).

Setelah 212, umat Islam, bertransformasi menjadi barisan. Dibuktikan, kekompakan untuk tidak memilih pemimpin Non Muslim pada Pilkada DKI Jakarta lalu, dan menang. “Ternyata atas izin Allah, menang, insyallah akan diikuti dengan daerah-daerah lain. Ini momentum, di politik kita sudah melihat jalurnya, tapi jangan berhenti sampai politik, di ekonomi, budaya, dan sosial juga harus. Sekali lagi, ini adalah momentum!” kata Dinsi.

Sebagaimana telah dinyatakan oleh para pimpinan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) saat peluncuran Koperasi Syariah 212 di Januari lalu, semangat perjuangan aksi 212 dilanjutkan dengan revolusi di bidang ekonomi dan sumber daya insani. “Mudah-mudahan Koperasi Syariah 212 akan menjadi lokomotif yang mengawal kebangkitan ekonomi Indonesia. Oleh Karena itu dibutuhkan para mujahid dan mujahidah di bidang ekonomi. Jika Anda siap menjadi menjadi mujahid dan mujahidah ekonomi, mari, tapi jaga keikhlasan, jaga niat”, kata Dinsi menegaskan.

Umat Muslim Baru Jadi Konsumen.

Sementara, Ketua Umum Koperasi Syariah 212, Dr. Muhammad Syafii Antonio, MEc menekankan, pentingnya umat meresapi makna bulan syawal dalam mengembangkan Koperasi Syariah 212 maupun diri pribadi. Bulan Syawal mestinya, ibadah kita meningkat, ketakwaan bertambah karena telah digembleng pada bulan sebelumnya, Ramadhan. “Syawal transformasi menjadi lebih baik, setelah gemblengan di Ramadhan”, kata Syafii di kesempatan yang sama.

Namun ketika dikaitkan dengan kondisi umat Islam, khususnya di Indonesia, terjadi paradoks. Ramadhan adalah pesta kaum Muslim secara spiritual, tetapi yang mendapat keberkahan adalah orang lain. “Ramadhan adalah pesta spiritual kita tapi yang mendapat kebarokahan orang lain”, kata Syafii. Kebarokahan dalam arti finansial. Sebagaimana diketahui, umat Muslim Indonesia, meskipun mayoritas, tidak memiliki kedaulatan ekonomi. Produksi dan distribusi dikuasai oleh umat Non Muslim dan itu pun sangat minoritas. Umat Muslim, hanya sebagai konsumen.

“Tidak ada suatu merk gadget pun yang tahan berbisnis, jika tidak dibeli oleh umat Islam,” kata Syafii. Bahkan, ia mengatakan, sebentar lagi akan ada korporasi besar asing yang akan makin menancapkan kakinya di Indonesia, Charoen Pokphand, salah satu produsen makanan dari bahan ayam terbesar di dunia. “Dalam waktu dekat, Charoen Pokphand akan membuka gerai 10 ribu gerai di Indonesia, untuk berjualan frozen food”, kata Syafii yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) ini.

Nah, itulah, sudah saatnya umat Islam untuk bangkit baik di aspek ekonomi maupun di aspek lainnya, sesuai semangat bulan syawal. “Jadi bagaimana kita menjadi insan yang sehat, pun secara intelektual kita harus maju. Misalnya jika saat ini bisanya tajwid, tingkatkan menjadi tahsin, lalu tarjamah, dan tahfidz. Jadi, progressing, updating, dan upgrading, itulah sebenarnya makna syawal”, kata Syafii.

Sumber:
https://www.koperasisyariah212.co.id/212-jangan-sampai-tinggal-sejarah/

.

.

212 Mart Cikarang Barat
(Koperasi Amanah Mulia Usaha berSama)
(KAMUS)
Cikarang Barat, Bekasi